Posted by: dreamofzavier9 | November 15, 2008

my-indonesia.info seharga 17,5 milyar ?

Akankah My-Indonesia.Info menjadi sebuah kebohongan publik?Sebuah berita di Detikinet minggu lalu membuat saya tersentak. Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia (Depbudpar) meluncurkan situs resmi pariwisata dalam rangka Visit Indonesia Year 2008. Situs yang beralamat di www.my-indonesia.info ini dimaksudkan sebagai worldwide tourist information center untuk pariwisata di Indonesia. Lalu apa yang aneh? Tentu saja dari segi biayanya yang mencapai 17,5 milyar rupiah itu. Apakah sebanding uang yang dikeluarkan dengan website yang diluncurkan tersebut? Berikut fakta yang sudah saya temukan. Silahkan dicermati.

Saya akan membahasnya dari berbagai kriteria untuk mempermudah pemahaman pembaca di sini.

Domain

Saat saya mengecek Whois dari my-indonesia.info, saya menemukan fakta bahwa domain ini dibuat pada 9 Februari 2004 (sebelum SBY jadi presiden) dan akan expired pada 9 Februari 2008 (2 bulan lagi). Padahal pembuatan website ini baru dimulai pada tahun 2006 dengan anggaran mencapai 2 miliar. Lalu, siapakah orang pertama yang mempunyai ide membuat domain ini?

Update: Ray menemukan fakta baru bahwa domain my-indonesia.info sebenarnya malah sudah ada sejak 2002, namun sempat tidak diperpanjang. Simak infonya di archive.org.

Mungkin kalian semua sudah tahu kalau domain .info merupakan domain yang termurah dibandingkan dengan domain-domain yang lain. Harganya sekitar $2-3 (tahun pertama), sedangkan harga domain yang lainnya (.com, .net, .org, .biz, dll) berkisar antara $8-10. Apakah $8-10 adalah angka yang mahal untuk kalian?

Lalu kenapa tidak menggunakan domain yang lain? Ternyata domain .com dan .net sudah ada.

Akankah My-Indonesia.Info menjadi sebuah kebohongan publik?

Melihat dari informasi Whois-nya, domain my-indonesia.com dibuat pada 19 Maret 2004 (sebulan setelah my-indonesia.info) dan expired pada 19 Maret 2012 (umurnya malah jauh lebih lama daripada my-indonesia.info). Website my-indonesia.com sendiri berisi informasi singkat tentang indonesia tourism. Web tersebut sepertinya sengaja diarahkan ke dua website yaitu www.my-indonesia.info dan indo.com. Adakah hubungan antara my-indonesia.com dan indo.com dengan my-indonesia.info ?

Akankah My-Indonesia.Info menjadi sebuah kebohongan publik?

Website my-indonesia.net sendiri malah dijadikan lahan parkir (domain parking). Wah orang indonesia memang benar-benar kreatif ya, masih bisa saja mencoba mencari keuntungan dari hadirnya my-indonesia.info ini. Yang mengherankan, my-indonesia.net dibuat pada 20 November 2007 padahal berita Detikinet sendiri baru keluar pada 6 Desember 2007. Ternyata geraknya lebih cepat ya dari Detikinet. Salut deh…

Btw, buat para tukang parkir my-indonesia.org, my-indonesia.biz, dan my-indonesia.us masih lowong tuh, kali aja berminat…

Teman kita Ray menanyakan kenapa tidak menggunakan domain .id saja ? Domain .web.id atau malah .go.id misalnya malah akan membuat bangsa kita bangga dengan produknya (domainnya) sendiri. Apalagi saat ini saatnya berpromosi domain.id milik kita sendiri. Bukankah begitu pak Menkominfo?

Subdomain

Teman kita yang lain, Dexno, menemukan fakta lain bahwa terdapat minimal 2 buah subdomain aktif pada my-indonesia.info ini. Sebagai info, semua subdomain ini tidak ada yang dicantumkan dalam sitemap my-indonesia.info.

Akankah My-Indonesia.Info menjadi sebuah kebohongan publik?

Subdomain pertama adalah bali.my-indonesia.info yang header-nya koq sama ya dengan my-indonesia.com ? Yang membuat Dexno kesal adalah adanya menu Link Back & Donate, menu Resources yang ternyata semuanya mengarah ke my-indonesia.com, dan adanya Adsense link ads di bagian footer. Saya setuju dengan Dexno bahwa tidak sepatutnya website pemerintah mengais sedikit rejeki dari Adsense. Fakta lainnya, subdomain ini menggunakan CMS Joomla.

Akankah My-Indonesia.Info menjadi sebuah kebohongan publik?

Subdomain kedua adalah blogs.my-indonesia.info yang dibuat dengan menggunakan CMS WordPress dan theme gratisan Ocean Mist. Isinya masih kosong pula.

Akankah My-Indonesia.Info menjadi sebuah kebohongan publik?

Ternyata ada subdomain lain lagi nih. Subdomain ketiga adalah forum.my-indonesia.info. Sama seperti subdomain sebelumnya, subdomain yang dibuat dengan CMS SMF ini masih kosong juga.

Server

Detikinet menuliskan bahwa my-indonesia.info didukung oleh empat server yang berlokasi di empat benua, yaitu di Amerika Serikat (Benua Amerika), Singapura (Asia), Eropa, dan Australia. Lokasi server di empat benua itu dimaksudkan agar pengguna internet mancanegara yang mengakses situs ini secara otomatis dilayani oleh server terdekat. Sangat logis buat saya dan apakah faktanya juga demikian?

Hasil penyelidikan teman kita Andri Setiawan menunjukkan bahwa my-indonesia.info hanya diletakkan pada satu server, cuma DNSnya saja yang diletakkan di empat benua. Satu server dengan IP 203.211.140.139 yang dimaksud adalah sebuah server di Qala data center di Singapura. Sebagai informasi, harga sewa satu rack di data center Qala adalah sekitar 900 dolar Singapura, atau kira-kira 5,8 juta rupiah per bulan. Fakta lainnya, indo.com adalah pemilik dari DNS ini.

Update: Teman kita yang lain, Johan, mencoba memberikan analisanya untuk menunjukkan bahwa sebenarnya memang benar-benar ada 4 server my-indonesia.info di beberapa negara.

Saya pribadi bertanya, kenapa tidak ada satu server lagi di IIX (Indonesia)? Padahal, promosi wisata juga perlu dilakukan di Indonesia sendiri, dan server IIX bisa menjadi solusi tepat untuk mempermudah akses dari dalam negeri. Seorang teman memberikan informasi bahwa dibutuhkan biaya hanya 4 juta biaya setup dan 2,5 juta rupiah per bulan untuk membuat sebuah server IIX yang cukup handal.

Content

Bicara soal isi, bisa dibilang my-indonesia.info masih jauh dari kata lengkap. Sebagai contoh, jika kita melihat profil Nangro Aceh Darussalam (NAD), dalam versi English kita malah akan menemukan candi Prambanan, sedangkan dalam versi bahasa Indonesia kita malah akan menemukan Pemandian Air Panas Ciater.

Web Desain

Teman kita Ray sudah membahasnya panjang lebar, silahkan dibaca. Mulai dari pemilihan komposisi warna dari coklat, coklat muda, orange, coklat tua, ungu kemudian biru hingga masalah cross browser jika my-indonesia.info ini dibuka di IE6, IE7, FF, dan Opera. Bahkan, hasil validasinya menunjukkan adanya error sebanyak 181 error untuk HTML dan 9 error & 1101 warning untuk CSS.

Update: Teman kita Ardi yang menjadi salah satu pengembang my-indonesia.info mencoba memberikan klarifikasi dari sisi desain.

Search Engine Optimation (SEO)

Tampaknya, teman kita yang pakar SEO mulai angkat bicara. Link my-indonesia.info ternyata baru dari internal saja, belum ada link dari situs-situs lainnya, misalnya saja situs-situs populer untuk dunia pariwisata.

Brokencode juga menanyakan sebenarnya keyword apa yang diincar? Apakah hanya ‘indonesia info’ dan ‘indonesia tourism’ saja? Kedua kata kunci tersebut memang saat ini sudah nongol di halaman pertama Google (tapi bukan teratas), tapi yang mengejutkan adalah tag keyword dan deskripsi dikosongi!

Biaya

Dengan semua fakta yang terungkap di atas, biaya yang dikeluarkan untuk pengembangan my-indonesia.info adalah sebagai berikut,
2006 : 2 milyar
2007 : 5,5 milyar
2008 : 10 milyar
Apakah angka ini rasional menurut kalian?

Update: Teman kita Johan memberikan informasi bahwa alokasi dana 40% untuk biaya promosi, baik online maupun offline. kemudian yang 20% digunakan untuk workshop di beberapa daerah ( bali, jogya dan manado ) dan 16 % pajak, so… sisanya buat bikin website & infrastruktur, maintenance, translator dll.

Sekarang coba kita tengok website pariwisata di beberapa negeri tetangga kita di Asia Tenggara.

Thailand

Akankah My-Indonesia.Info menjadi sebuah kebohongan publik?

Singapura

Akankah My-Indonesia.Info menjadi sebuah kebohongan publik?

Malaysia

Akankah My-Indonesia.Info menjadi sebuah kebohongan publik?

Akankah My-Indonesia.Info menjadi sebuah kebohongan publik?

Brunei

Akankah My-Indonesia.Info menjadi sebuah kebohongan publik?

Vietnam

Akankah My-Indonesia.Info menjadi sebuah kebohongan publik?

sumber : http://www.ustadz.net

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: